Kasus penggunaan · DEUS Enhance
Remunerasi berbasis kinerja: dari appraisal ke gaji dan bonus
DEUS Enhance adalah sistem appraisal karyawan yang menghubungkan penilaian kinerja dengan remunerasi berbasis kinerja di perusahaan Indonesia. Tim HR, manajemen, dan keuangan menetapkan KPI dan kompetensi sendiri, menjalankan satu proses appraisal terstruktur untuk semua orang, dan mengkalibrasi hasil antar manajer dan unit. Hasil yang sudah dikalibrasi lalu menjadi dasar keputusan bonus, insentif, dan kenaikan gaji, sehingga imbalan bertumpu pada kinerja yang terukur. Enhance berjalan berdampingan dengan HRIS, ERP, dan payroll yang sudah dipakai perusahaan.


Rating di satu spreadsheet, bonus di spreadsheet lain.
Ketika hasil appraisal dan imbalan dihitung di tempat yang berbeda, tidak ada yang bisa menunjukkan bagaimana yang satu mengarah ke yang lain.
Data tersebar
KPI dan hasil appraisal tersebar di Excel dan sistem yang tidak terhubung. Seminggu sebelum kalibrasi, HR masih mengumpulkan skor.
Standar yang tidak konsisten
Dua manajer menilai kinerja yang sama dengan cara berbeda. Tidak ada yang menyadarinya sampai kalibrasi, kalaupun sampai.
Imbalan yang terputus dari kinerja
Bonus difinalkan dari spreadsheet yang tak pernah dicocokkan dengan rating kinerja.
Tidak ada jawaban untuk "kenapa?"
Seorang karyawan bertanya kenapa rekannya mendapat bonus lebih besar. Tidak ada yang bisa menjelaskannya dengan bukti yang objektif.
Cara Enhance menghubungkan rating dengan imbalan.
Susun kerangkanya
Sesuaikan KPI, kompetensi, bobot, rumus, periode, dan ukuran menurut posisi dan level.
Tinjau kinerja
Semua orang menjalani satu proses penilaian diri dan appraisal terstruktur, dipantau dari level perusahaan sampai tim dan individu.
Kalibrasi hasil
Tinjau evaluasi antar manajer, departemen, atau pabrik agar konsisten. Matriks kalibrasi menampilkan evaluasi semua orang berdampingan, sehingga rating yang tidak mengikuti standar yang sama langsung menonjol.
Petakan talenta
Grid sembilan kotak memplot hasil KPI terhadap hasil kompetensi, sehingga Anda bisa melihat performer terbaik, kesenjangan kinerja, dan potensi pengembangan.
Ubah hasil menjadi keputusan gaji
Hubungkan hasil yang sudah dikalibrasi dengan insentif, bonus, kenaikan gaji, dan pengembangan. Atur setiap siklus bonus dan siapa yang ikut, kelompokkan kinerja yang serupa ke imbalan yang serupa, dan rencanakan kenaikan gaji berdampingan dengan kinerja di baliknya.
Enhance berjalan berdampingan dengan HRIS, ERP, payroll, dan sistem operasional Anda, jadi tak perlu diganti. Kami memastikan aliran datanya saat scoping. Lihat DEUS Enhance
Mulai dengan tinjauan 30 menit atas proses appraisal Anda.
Tinjau
Tinjauan singkat tanpa komitmen besar tentang cara Anda memantau dan menilai kinerja saat ini, untuk tahu apa yang dipertahankan dan di mana kesenjangannya.
Rekomendasikan
Kami lalu menyarankan langkah berikutnya: workshop pemetaan KPI, pilot, atau uji coba yang disesuaikan.
Siapkan
Kami menyiapkan Enhance sesuai struktur, periode review, dan cara kerja Anda yang sudah berjalan, dan membantu menyusun kerangka KPI jika Anda belum punya. HR, manajer, dan karyawan belajar memakainya sebelum siklus pertama dimulai.
Jalankan siklusnya
Jalankan appraisal, kalibrasi, dan keputusan imbalan di Enhance. Setelah setiap siklus, kami melihat kembali bersama Anda apa yang berhasil dan apa yang perlu diubah lain kali.
Dipercaya 40+ merek di seluruh Indonesia.
Pertanyaan seputar menghubungkan appraisal dengan gaji.
Bagaimana Enhance menghubungkan penilaian kinerja dengan gaji?
Enhance mengalirkan hasil appraisal yang sudah dikalibrasi langsung ke keputusan bonus, insentif, dan kenaikan gaji. KPI, appraisal, kalibrasi, dan pemetaan talenta ada dalam satu platform, dan hasilnya mengalir ke siklus bonus, pengelompokan imbalan, dan perencanaan kenaikan gaji. Jadi ketika seorang karyawan bertanya kenapa rekannya mendapat bonus lebih besar, ada kinerja terukur di balik jawabannya.
Kenapa perlu kalibrasi sebelum memutuskan bonus?
Karena manajer, departemen, atau pabrik bisa menilai kinerja yang sama dengan cara berbeda. Kalibrasi meninjau evaluasi di antara mereka agar konsisten sebelum hasilnya sampai ke imbalan. Di Enhance, matriks kalibrasi menampilkan evaluasi semua orang berdampingan, sehingga rating yang tidak mengikuti standar yang sama langsung menonjol. Baru setelah itu hasilnya menjadi dasar keputusan bonus, insentif, dan gaji.
Apakah kami harus mengganti HRIS atau sistem payroll?
Tidak. Enhance berjalan berdampingan dengan HRIS, ERP, payroll, dan sistem operasional yang sudah ada, jadi Anda tidak perlu mengganti satu pun. Integrasi, aliran data, dan konfigurasi disesuaikan dengan proses organisasi Anda, dan kami menyepakati bagaimana data berpindah di antara sistem saat scoping.
Bisakah kami memakai KPI dan kompetensi kami sendiri?
Bisa. Anda menetapkan KPI, kompetensi, bobot, rumus, periode, dan ukuran, dan semuanya bisa berbeda menurut posisi dan level. Kinerja kemudian dipantau dari level perusahaan sampai setiap tim dan individu, dan setiap karyawan menjalani proses penilaian diri dan appraisal terstruktur yang sama.
Kami belum punya kerangka KPI. Apakah tetap bisa mulai?
Bisa. Banyak perusahaan memulai dari sana. Kami bisa membantu Anda merancang KPI dan kompetensi yang sesuai untuk setiap posisi dan level, sering kali dimulai dengan workshop pemetaan KPI. Langkah pertamanya adalah tinjauan singkat tentang cara appraisal Anda berjalan saat ini, lalu dari sana kami merekomendasikan workshop, pilot, atau uji coba yang disesuaikan.
Buat kinerja terlihat. Buat keputusan lebih jelas.
Jadwalkan panggilan 30 menit, dan kami akan mulai dengan tinjauan singkat tentang cara appraisal Anda berjalan saat ini.